Lupa Password Bios Laptop

Apakah anda pernah mengalami lupa password BIOS dilaptop anda?. Jika ini terjadi pada anda, tidak usah bingung. Ikuti tips berikut ini, semoga ini dapat membantu.

Umumnya untuk password bios laptop disimpan di memory. Data password disimpan di memory RAM (internal ram) atau di EEPROM (flash rom).

Untuk mereset password bios di laptop dengan metode penyimpanan di RAM, cukup dengan mematikan aliran listrik pada laptop. Yaitu dengan mencabut baterai CMOS dan baterai laptop. Biarkan minimal 15 menit laptop tanpa listrik. Dengan sendirinya password bios akan reset atau hilang. Karena metode penyimpanan di RAM sangat tergantung pada listrik dalam penyimpanan data.

Untuk yang menggunakan metode EEPROM dalam reset data dibutuhkan tool yang dapat membaca data dalam memory. Data yang tersimpan dimemory diambil terus ditulis ulang. Tapi tidak semua type laptop dengan system penyimpanan data EEPROM bisa direset dengan cara ini.

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Waktu Ujian Online MHS PTIK DAN PTA

Informasi Waktu pelaksanaan Final Test MK Praktek Komdat-Jarkom dan MK Praktikum Jarkom, silahkan Klik Layanan Kuliah

Posted in Uncategorized | Leave a comment

UJIAN ONLINE MK PRAKTIKUM JARINGAN KOMPUTER MHS PTA & PTIK

Kepada mahasiswa PTA dan mahasiswa PTIK yang memprogramkan Matakuliah PRAKTIKUM KOMDAT JARKOM dan Matakuliah PRAKTIKUM JARKOM DASAR, agar bisa ikut Ujian Online matakuliah ini maka anda diharuskan mendaftar melalui:  http://elearning.unm.ac.id mulai sekarang. Konfirmasi Username dan Password anda akan dikirimkan melalui email yang anda masukkan saat mendaftar. Username dan Password inilah yang akan anda gunakan masuk ke elearning UNM. Untuk bisa ikut ujian, selain Username dan Password tadi, akan diberikan password khusus ikut ujian dan akan diberitahukan minggu depan.

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Sejarah HDD

Sejarah HDD

Hard disk pertama yang diciptakan adalah Hard disk yang ditawarkan oleh IBM pada tahun 1956, memiliki berat 500Kg dan hanya menawarkan kapasitas sebesar 5MB. Media penyimpanan seperti ini membutuhkan sebuah kompressor udara bertekanan dan masih jauh untuk penggunaan dirumah. Hard disk ini biasanya di sewakan kepada perusahaan”, untuk jangka waktu tertentu. dengan biaya penyewaan $5000 US dollar/bulan.

Open Hard Disk atau juga yang dikenal dengan nama IBM 1311 diperkenalkan pada tanggal 11 oktober 1962, Harddisk ini dapat menyimpan 2 juta karakter pada disk pack yang diganti. Ketebalan HD mencapai 4 Inchi, berat 4,5Kg, dan memiliki 6 disk yang berukuran 14 inchi dan 10 permukaan yang dapat ditulis. Dibandingkan yang sebelumnya, HDD ini jauh lebih ringan meskipun masih tergolong besar.
<Untuk Melanjutkan Klik Judul Posting / Klik ini>

Pada tahun 1973, IBM memulai program Winchester dengan piringan berputar yang terpasang permanen, Mekanisme loading menjadi masalahnya, demikian juga kedekatan nama HD tersebut dengan nama sebuah senjata (Winchester), sehingga HDD ini sempat diperdebatkan.
Pada tahun 1979 Winchester 8 inci diperkenalkan. Harddisk Winchester pertama untuk industri, harddisk ini masih sangat berat dan mahal, harganya sekitar 1000 euro/Mb.

Pada tahun 1980 Seagate meluncurkan Harddisk 5,25 inci pertama kepasaran yang bernama ST506 (6mb, 3600rpm). Harga Harddisk ini berkisar 1000 $.

Pada tahun 1989, Western Digital membuat standar IDE (Integrated Drive Electronics) untuk semua ukuran Harddisk.

Harddisk berkembang sangat pesat dimulai pada tahun 1997. Itu ditandai dengan adanya Giant Magnet Resistance (GMR) yang ditemukan oleh Peter Gurnberg, dengan DTTA-351680, IBM dapat mengatasi batasan kapasitas 10GB.

Pada tahun 2001, Maxtor mengeluarkan harddisk Maxtor VL40 32049h2, dengan kapasitas 20 GB. HDD ini termasuk berukuran besar di kala itu.
Pada tahun 2004, Seagate meluncurkan Hard disk SATA pertama dengan Native Command queing. kapasitas HD ini sudah mencapai 120GB. Dibandingkan dengan 3 tahun sebelumnya, kapasitas HDD meningkat hingga 6 kali lipat.
Perkembangan Harddisk terus melaju dan kini setahun setelahnya, tepatnya pada tahun 2005 Samsung memperkenalkan sebuah hybrid hard disk 2.5 inci, HD ini menggunakan komponen mekanis magnetis dan NAND flash memory yang berfungsi sebagai buffer yang cepat.
Pada tahun 2006 Seagate meluncurkan Penperdicular Recording, Momentus 5400.3 sebuah HD 2.5 inci, berkapasitas 160 GB yang menggunakan teknik vertical rebording.

Pada tahun 2007 Hitachi meluncurkan DeskStar 7K1000 Harddisk Terabyte pertama ke pasaran, dengan kapasitas 1000GB, atau 1 TeraByte. Dibanding pada setahun sebelumnya, kapasitas HDD meningkat hampir 10 kali lipat.
Pada tahun 2010-….. Solid State Drive (SSD) yang tidak berisik, hemat daya, cepat dan sangat handal, merupakan kriteria HDD masa depan. SSD dengan kapasitas paling besar saat ini berukuran 256GB. Namun, SSD memiliki kekurangan yang terletak pada masalah harga yang sangat mahal dibandingkan HDD. Para Ahli memprediksi bahwa masih dibutuhkan sekitar 5 tahun sampai SSD dapat menyamai kapasitas HDD konvensional dengan harga yang sama.

Semoga Memberi Tambahan Wawasan

)
(http://www.lintasberita.com
Posted in Uncategorized | Leave a comment

“Cepat Lupa”

Dari Blog Tetangga (http://syakib14.blogdetik.com)

“Judulnya: Boaz, Bachdim, Bambang dan Kita Yang Cepat Lupa

“Boaz saya coret” tegas Alfred Riedl dan publik Indonesia pun terkejut. Ya, siapa yang tidak terkejuat jika harapan dan bintang baru sepakbola Indonesia ini tidak disertakan dalam piala AFF 2010, ajang bergengsi sepakboal antara negara di Asia tenggara. Saat itu banyak yang menyayangkan keputusan yang diambil oleh Riedl bahkan sejumlah pengurus teras PSSI pun ikut berbicara menyayangkan keputusan Riedl tersebut.

Masih segar dalam ingatan ketika teknik dan skiil yang dimiliki oleh Boaz Salosa mampu merepotkan barisan belakag kesebelasan Uruguay hingga satu gol tercipta lewat kakinya. Maka seketika Boaz menjadi bintang sekaligusa harapan baru bagi kemajuan sepakbola Indonesia. Karirnya yang cemerlang bersama Persipura juga stabilnya torehan gol yang dicetaknya dalam liga lokal jelas harapan kepada Boaz tidaklah salah.

Di tengah pro dan kontra soal Boaz tersebut pelatnas tetap berjalan. Angin segar pun kembali berhembus bagi timnas ketika seorang Cristian Gonjales resmi memiliki passport Indonesia ditambah dengan bergabungnya Irvan Bachdim seoarng pemain keturunan Indonesia yang lama menetap di Belanda. Kehadiran kedua pemain sejenak bisa melupakan publik sepakbola akan ketidakhadiran seorang Boaz Solosa.

Dan publik benar-benar lupa kepada Boaz ketika dalam partai ujicoba kedua pemain debutan di timnas ini benar-benar menunjukkan kualitasnya. Walau lawan yang dihadapi masih dibawah Indonesia (Timor Leste dan Taiwan) publik sepakbola tidak peduli. Publik melihat kedua pemain baru ini benar-benar bisa membawa angin segar bagi timnas Indonesia.

Menjelang pertandingan perdana AFF 2010 melawan Malaysia, publik sepakbola Indonesia dibuat berteka-teki dengan siapa yang akan dipasang oleh Riedl di lini depan. Apakah sang kapten Bambang Pamungkas atau malah duet Gonjales dan Bachdim? Maka ramailah obrolan ditambah pemberitaan media yang membandingkan ketiga pemain tersebut.

Teka-teki itu terjawab ketika Riedl dengan penuh percaya diri mempercayakan line depan Indonesia kepada duet Gonjales dan Bachdim. Keputusan ini berarti harus membangkucadangkan kapten sekaligus bintang Indonesia, Bambang Pamungkas. Banyak yang menyayangkan keputusan Riedl ini karena walau jarang mencetak gol dalam beberapa pertandingan penting timnas Indonesia, Bambang Pamungkas masih dinilai sebagai pemain yang cerdas dan memiliki visi bermain yang baik.

Namun pertanyaan itu tidak lama bergelayut dalam benak pecinta sepakbola Indonesia ketika Bachdim dan Gonjales memiliki andil dalam mengembalikan moril timnas yang sempat tertinggal 0-1 oleh Malaysia. Berkat andil kedua pemain ini Indonesia bisa berbalik unggul 2-1 dibabak pertama lalu menggila di babak kedua. Publik sepakbola Indonesia langsung punya idola baru Irvan Bachdim dan Cristian Gonjales. Media langsung menjadikan kedua pemain tersebut sebagai sorotan. Profil kedua pemain tersebut terutama Bachdim sampai diulang-ulang oleh beberapa stasiun televise swasta. Bahkan Irvan Bachdim sempat menjadi trending topic di twitter.

Pada pertandingan kedua melawan Laos kedua pemain ini lagi-lagi menjadi perhatian publik Indonesia. Maka publik sepakbola kembali memiliki Idola baru, lalu sejenak kita lupa dan bahkan hampir melupakan seorang Bambang Pamungkas. Ikon sepakbola Indonesia sebelumnya ini hampir luput dari perhatian media. Pemain yang sudah dengan jiwa besar rela memberikan tempatnya kepada para pendatang baru sekaligus ban kapten yang disandangnya.

Ketika kita hampir melupakan Bambang Pamungkas moment bagi pemain ini datang. Saat berhadapan dengan Thailand dan kita dalam posisi tertinggal 0-1 Bambang dimasukkan oleh pelatih Riedl menggantikan Bachdim yang entah mengapa skillnya terlihat biasa saja dihadapan pemain belakang Thailand. Dua gol yang dilesakaan oleh Bambang Pamungkas kegawang Thailand melalui titik putih penalti sekan kembali mengingatkan kita bahwa Indonesia masih memiliki seorang Bambang Pamungkas. Maka ingatan kembali kepadanya bahkan media kembali ramai menulis dan menyebut namanya. lalu pertanyaannya kini apakah kita akan cepat kembali melupakan seorang Irvan Bachdim?”

Dari Cerita diatas, saya lalu mengingat-2 beberapa kejadian perhelatan di Negara kita, seperti pemilu dan pemilukada, Pengiriman TKI dan TKW ke Luar Negeri, Kasus Ambalat, dll.

Pada Kasus Pemilu/Pemilukada, misalnya jika kita menderita atau kita merasa tidak ada kemajuan layanan yang signifikan saat pejabat tersebut memimpin, mestinya pada pemilu berikutnya sang pemimpin tersebut dihukum dengan tidak memilihnya lagi. Tapi kita kadang dengan cepat melupakannya hanya karena iming-iming sesuatu. Atau jika ada pemimpin yang telah berbuat lebih baik dan stratejik dimasanya memimpin, pun dengan cepat kita melupakannya karena ada calon lain yang mengimingkan sesuatu.

Pada kasus TKI/TKW, jika ada kejadian penyiksaan yang diberitakan, kita semua marah. Tapi tidak lama kemudian kita lupa dan kirim lagi TKI/TKW. Sampai kapan kita jadi negara  pengekspor babu, dll. Bahkan kadang kala kita merasa bangga karena dari tahun ke tahun ada peningkatan jumlah TKI/TKW dengan kerjaan yang sama kita kirim keluar negeri. Padahal kita lupa lagi bahwa itu berarti tidak ada peningkatan SDM yang signifikan di negara kita.

Intinya adalah apakah kita memang sudah dihinggapi penyakit cepat lupa? Bahkan saking lupanya, kita kadang merasa bahagia dengan kelupaan kita.

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Evolusi Industri Kamera Jepang

Evolusi Industri Kamera Jepang

Teknologi fotografer ditemukan dan diperkenalkan 19 Agustus 1839 kira-kira 169 tahun yang lalu di Akademi Ilmu Pengetahuan Paris, Prancis. Penemu teknologi fotografi adalah John Jaques Mande Daguerreo, seorang pelukis pemandangan. Untuk memperingati penemuan itu banyak pameran, konferensi, atau simposium diadakan di seluruh dunia.

John Jaques Mande Daguerreo

Di Jepang, koleksi terpenting dan terbesar dari kamera-kamera Jepang yang bernilai sejarah dikumpulkan dan diorganisasikan sebagai JCII Camera Museum di Japan Camera and Optical Instrument Inspection and Testing Inspection and Testing Institute, atau lebih terkenal disebut JCII saja. Museum ini dibuka resmi 28 November 1989 dan menampilkan koleksinya untuk umum.

Hari berikutnya, 29 November 1989, suatu konferensi fotografi yang besar dibuka oleh Putri Ratu Galyani Valdana di Universitas Chulalongkorn, Bangkok. Konferensi ini dihadiri banyak pakar termashur di bidang fotografi.

Konferensi direncanakan dan dikelola oleh Profesor Sakda Siripant, seorang perintis ilmu fotografi dan pencetak seis grafik di Thailand, dia sudah banyak mendapat penghargaan dari institusi di Amerika dan Eropa untuk hasil karyanya. Tema konferensi adalah “ Evolusi dan Trend Fotografer “. Beberapa pembicara Jepang memberikan bahasan tentang fotografer dari segi : seni, kamera, material yang peka sampai pembuatan gambar secara elektronik. Diantara pembicara ini ada yang membahas masalah evolusi industri kamera Jepang.

Staf editorial Camerart telah mendapatkan naskah asli dan ijin cetak ulang dari Fakultas Ilmu Fotografi dan Departemen Teknologi Percetakan, Universitas Chulalongkorn. Naskah evolusi industri kamera Jepang ini telah diperluas staf editorial untuk disakjikan kepada pembaca, revisi dilakukan karena naskah asli tentang 85 tahun (pada saat itu) lalu dengan diperkenalkannya Kamera Boks Portable Cherry yang dibuat secara industri oleh Konishi Honten, kamera ini hampir merupakan tiruan persis dari kamera Inggris Little Nipper yang dibuat W.Butcher & Sons di London.

Beberapa kolektor kamera klasik mengatakan bahkan iklan yang dikeluarkan Konishi Honten merupakan tiruan iklan pada British Journal Almanac. Sebelum 1903, semua kamera yang dijual di Jepang diimpor – kebanyakan dari Eropa – termasuk buku petunjuk operasi dan periklanannya, kecuali beberapa kamera buatan tangan. Hal ini menunjukan bahwa orang yang berpengalaman di perdagangan seperti Konishi Honten pun tidak tahu, bagaimana membuat desain kamera orisinil maupun bagaimana melakukan promosi penjualan.

(iklan dari Konishi Honten)

Jika kita membicarakan kamera buatan tangan, maka era peniruan bertambah 60 tahun lagi kebelakang ke tahun 1843. Tentu saja tidak ada lagi bagian atau desain lengkap kamera buatan tangan ini yang masih dipelihara, tetapi sebuah dokumen mengatakan bahwa pada tahun 1843, Benkichi Ohno dari Kanazawa memproduksi sebuah kamera bertipe Daguerreo. Dokumen lain mengatakan bahwa, sebuah kamera tipe Daguerreo dan rupa-rupa assesorinya dicatat melalui sebuah gambar yang memuat ukuran dimensinya secara teliti oleh Shunojo Ueno, seorang pedagang dari Nagasaki di Tahun 1843 hanya 4 tahun setelah pengumuman penemuan di Akademi Ilmu Pengetahuan Prancis.

(Daguerreo Original Camera)

Bagi bangsa yang mencoba memasuki kultur baru dimana mereka tidak berpengalaman sebelumnya, dan waktu yang dipunyai untuk belajar hanya sedikit kika tidak mereka tidak ingin dikuasai negara-negara industri maju (Barat), maka “peniruan” adalah jalan tercepat dan mungkin satu-satunya untuk mengejar ketertinggalan.

Masa Peniruan (The Age of Copying) Merentang sampai 1960.

Bangsa Jepang terkenal sebagai peniru selama sejarahnya yang panjang dalam usaha mengembangkan diri menjadi bangsa maju sejak Restorasi Meiji Tahun 1868. Dalam keterburuan untuk menguasai kultur modern Barat dan menjadi raksasa militer dunia, banyak industri yang mendirikan di awal proses modernisasi dikelola oleh pemerintah atau paling tidak berafiliasi dengan beberapa departemen pemerintah. Tidak terkecuali dengan industri optik. Sebelum Perang Dunia II kebanyakan instrumen optik dibuat sebagai senjata termasuk binokuler dan kamera. Fenomena ini tidak jauh berbeda dengan negara-negara Eropa Timur yang membuat berbagai tipe Leica imitasi sampai akhir Perang Dunia II.

Di bawah tekanan politik-ekonomi yang meluap-luap, peniruan tidak lengkap dianggap tingkah laku yang tidak dapat diterima, tetapi diakui sebagai cara paling cepat untuk mempelajari sesuatu. Dalam bidang pendidikan, pengertian tingkah laku peniruan diartikan sebagai prosedur yang tepat untuk belajar. Persoalan yang kita bicarakan pada artikel ini bukanlah hal ke-absahan alasan peniruan, tetapi bagaimana dan berapa lama peniruan dilakukan di industri kamera Jepang.

Kamera tipe boks portable adalah tipe pertama kamera yang ditiru dan dijual di Jepang, kemudian diikuti berbagai jenis kamera tangan. Kebanyakan kamera aslinya buatan Eropa dan imitasi Jepang-nya dibuat oleh Konishi Honten. Mekanik shutter belum dapat di buat oleh industri kamera Jepang saat itu dan kebanyakan diimpor dari Eropa.

Memasuki era 1920-an, kamera folding (lipat) pertama yang memakai film roll muncul. Kamera-kamera itu adalah Pearl No.2 (1923) dan Pearlette (1925) dari Konishi Honten. Yang menarik adalah kenyataan bahwa Pearlette meniru kamera buatan Eropa Piccolette produksi Contessa-Nettel-Werke German. Mengingat unit shutter diimpor dari Eropa, meniru suatu produk Eropa adalah langkah yang wajar, tapi dalam kasus Pearlette ini sebenarnya kamera asli yang ditiru adalah Vest Pocket Kodak dari Eastman Kodak yang dibuat pertama kali tahun 1912. Memang bangsa Jepang sangat terampil dalam meniru produk lain. Tetapi dalam industri kamera, peniruan telah menjadi sesuatu yang biasa.

(Vest Kodak Pocket Camera 1912)

(Pearl No.2 1923)

(pearlette 1925)

(piccolette)

Pearlette menjadi sangat populer dikalangan fotografer amatir yang jumlahnya mulai meningkat. Vest Pocket Kodak yang asli juga sangat populer. Cara pencarian fokus yang mudah (soft focus images) yang dikreasi Kodak melalui tudung lensanya (lens hood) yang dapat digeser sangat terkenal waktu itu. Berbicara tentang peniruan, tiruan yang paling beragam terjadi pada Leica. Tiruan Leica tidak hanya dibuat di Jepang tapi hampir di seluruh negara Barat termasuk Amerika dan Russia. Tiruan-tiruan yang terkenal dari Jepang adalah Nicca, Leotax, Chiyotax, Tanack, Canon, Minolta dan yang lain-lain. Kecuali model-model yang dibuat Seiki Kogaku (Canon) dan Chiyoda Kogaku Seiko (Minolta), semua model adalah tiruan-tiruan persis dari produk asli yang dibuat pabrik kamera Jerman. Tidak semua produsen peniru Leica puas dengan kerja peniruannya. Banyak peniru mencoba untuk memodifikasi atau memperbaiki kamera asli. Akan tetapi, keterbatasan teknologi dan mentalitas konsumen yang tidak siap menerima kamera yang berbeda dengan Leica asli sering menghalangi kesuksesan usaha mereka. Sering kali perbaikan dan modifikasi ditolak oleh konsumen domestik maupun luar negeri hanya karena kamera itu tidak mirip model Leica yang asli. Para pemakai kamera Jepang harus menunggu perbaikan-perbaikan yang sebenarnya atau ide-ide inovatif sampai beberapa tahun setelah Perang Dunia II.

(Nica Camera)

(Leotax Camera)

(Chiyotax Camera)

(Tanack Camera)

Bagaimana Periode Evolusi Beralih dari Satu Masa ke Masa Lainnya?
Industri kamera Jepang memulai sejarahnya dengan kamera imitasi, Kamera Boks Portable Cherry di Tahun 1903 seperti disebutkan terdahulu dan diikuti masa pengembangan (age of development) mulai Tahun 1960. Banyak sejarahwan kamera mungkin mendebat bahwa masa pengembangan industri kamera Jepang telah mulai Tahun 1954, ketika kamera Asahiflex IIB (kamera instant-return mirror incorporated Jepang pertama) diperkenalkan, Japan Camera Industry Association (JCIA) dibentuk dan pada tahun yang sama juga didirikan Japan Camera Inspection Institute. Walaupun teori ini diterima secara luas,sampai Tahun 1960. Sebab sampai saat itu konsumen luar negeri menganggap kamera Jepang sebagai versi modifikasi kamera asli Jerman. Kamera Jepang di Amerika sering dijuluki “Leica orang miskin” atau “Rollei orang miskin” termasuk yang paling terkenal dan berkualitas seperti Nikon.

(Asahiflex_IIb_Model_I)

Masa pengembangan mulai Tahun 1960. Pada Tahun itu, sejumlah inovasi yang paling berpengaruh diwujudkan dan produk dengan mekanik inovatif dipasarkan. Kamera kontrol exposure otomatis yang pertama, Olympus Auto Eye diperkenalkan dan vertically-running-metal-bladed shutter (shutter bilah-logam pergerakan vertikal) dipasang pada kamera singel lens reflex (SLR) Konika F dan Konika FS diperkenalkan.

(Olympus Auto Eye Camera)

(Konica FS)

Nikon F yang akhirnya menegakkan kepercayaan yang tak tergoyahkan di seluruh dunia terhadap kamera Jepang diperkenalkan setahun sebelumnya. Dan kamera kontrol eksposur otomatis yang paling sukses, Canonet diluncurkan pada Tahun 1961.

(Canonet)

(Nikon F)

Karena begitu banyak inovasi diluncurkan oleh banyak produsen kamera dalam waktu hanya beberapa Tahun di sekitar Tahun 1990, beberapa ahli kamera menganggap itulah mulainnya masa inovasi (age of innovation). Tetapi kemajuan terpenting dari industri kamera Jepang sebenarnya belum datang.

Teknologi elektronik – jika tanpa teknologi ini kamera Jepang mungkin tidak akan eksis seperti sekarang- memulai cikal bakalnya pada Tahun 1960-an. Para insinyur yang terlibat dalam pengembangan kontrol elektronik mekanik kamera sangat meyadari kamera macam apa yang akan datang dan sejauh mana tujuan pengembangan harus dicapai. Namun, pemakai kamera di seluruh dunia harus menunggu sampai pertengahan 1970-an untuk dapat menikmati kamera hasil pengembangan ini. Yang pertama dikeluarkan adalah Canon AE-1 Tahun 1976 dan semua kamera dengan kemampuan kontrol otomatis menyusul. Periode ini benar-benar masa inovasi.

(CanonAE1)

Akhir periode yang hebat ini ditutup kemunculan kamera Minolta 7000, sebuah kamera SLR fokus otomatis. Titik ini dianggap akhir masa inovasi.

Sebelum diperkenalkannya kamera SLR otomatis penuh dari Minolta, pembuat gambar dengan sistem baru, Mavica diperkenalkan bukan oleh produsen kamera tapi oleh perusahaan elektronik yang biasa memproduksi peralatan audio, Sony. Sistem perekaman gambar baru ini tidak menggunakan cara tradisional yang memakai material silver-halide untuk menyimpan informasi pembentukan gambar. Pemakaian sistem baru ini mengejutkan seluruh industri fotografi di dunia. Beberapa bentuk sistem perekaman gambar elektronik magnetik dalam bidang fotografi still telah dinanti-nantikan sejak kedatangan video kaset rekorder (VCR). Tapi dunia tidak begitu siap menerima kenyataan bahwa sistem baru itu diperkenalkan oleh industri non-fotografi.

(Minolta 7000)

(Sony Mavica)

Masa perintisan (age of pioneering) telah dimulai. Dimana cara berfikir yang dikembangkan selama sejarah panjang fotografi silver-halide tidak dapat digunakan lagi. Tak seorang pun punya ide apa yang harus dituju. Otomatisasi kontrol elektronik pada sistem perekaman gambar secara elektronik lebih mudah dibanding penggunaan film silver-halide. Apakah karakteristik terpenting sistem baru ini? Kualitas reproduksi? Reproduksi gambar tercepat? Komunikasi? Atau, proses perekaman gambar dan analisa melalui komputer?

Sekarang industri kamera Jepang berada pada posisi dimana mereka tidak punya petunjuk atau peta dalam penjelajahannya. Mereka harus menciptakan tujuan dan peta untuk mereka sendiri dan bagi orang lain agar dapat mengikuti. Cara terbaik untuk memprediksi masa darang dan merancang suatu tujuan bagi kerja pengembangan yang belum ada petunjuknya, adalah dengan menyelami masa lalu industri itu sendiri. Dari sejarah, industri kamera mungkin menemukan beberapa petunjuk untuk masa datang. Mereka mungkin telah menemukan satu atau dua petunjuk, walaupun tidak diungkapkan dengan panjang lebar.

Pasti anda tidak menduga fakta tersebut-kan? tapi begitulah faktanya. Mungkin anda juga berfikir Jepang adalah negara penuh dengan inovasi yang tidak akan meniru produksi dari negeri lain, tapi inilah nyatanya. Bahkan sekarang kamera menjadi sangat maju dalam hal teknologi-nya, dari SLR menjadi DSLR ataupun Medium Format seperti Phase One (meski bukan dari Jepang) yang mampu menghasilkan gambar dengan pixel yg besar (4000×6000-an pixel..melebihi kamera DSLR).
Jadi, kita pasti akan menantikan gebrakan apalagi yang akan dilakukan oleh Nikon, Canon, Sony, Minolta ataupun yang lain dalam hal memajukan teknologi dalam dunia fotografi.

Sumber: http://elqorni.wordpress.com/2010/04/01/sejarah-industri-kamera-jepang/

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Workshop Pemutakhiran Data SIMPADU UNM

Hari ini Tgl 30 September 2010 ICT Center UNM melakasanakan workshop pemutakhiran data SIMPADU. Hal ini dilakukan dalam rangka pelaporan Data EPSBED. Acara ini dihadiri dan dibuka oleh PR I & PR III UNM. Untuk tahap pertama berlangsung 1 minggu diikuti oleh 3  Fakultas, yaitu FMIPA, FIS dan FPsikologi. Fakultas lain akan segera menyusul. Materi Workshop ini dapat di download di sini.PEMUTAKHIRAN DATA SIMPADU_2010

Posted in Uncategorized | Leave a comment

PC Check & Hardware Analize Tools

PC Check & Hardware Analize Tools

Untuk membantu lebih mengenal PC dan permasalahannya berikut ini software-software penting yang dapat diunduh secara gratis agar kita dapat mengenali serta menganalisa seluk beluk PC dan permasalahannya sehingga kita dapat mengoptimalkan kinerja PC.

AMD 64 CPU assist 0.0.0.319

Aplikasi ini antara lain berguna untuk memonitor CPU Core menggunakan on-die thermal sensor, memonitor CPU usage, memonitor memory usage dll www.hexy.pochtra.ru

AMD Power Monitor 1.2.0
Memonitor segalanya tentang Processor AMD, seperti frequensi, voltage, utilization,, dan pover savings dari setiap core yang ada di dalam processor secara detail. www.amd.com

CPU Speed Prof.3.0.2.0
Berfungsi untuk mengukur kecepatan CPU.  www.cpuspeedpro.com

Cpu-Z 1.44.2
Dengan aplikasi ini kita dapat mengetahui informasi dari system secara keseluruhan bukan hanya terbatas pada CPU saja
www.cpuid.com

Driver Genius Prof 2007
Gunakan aplikasi ini untuk memback up driver yang ada pada computer sekaligus merestore serta dapat digunakan untuk memnyatukan beberapa driver yang sudah di back up menjadi sebuah file instalasi, yang dapat diinstal setiap kali kita menginstal OS baru
www.driver-soft.com

ESET Sysinspector 1.1.1.0
Dengan aplikasi ini kita dapat memperoleh informasi mengenai system yang ada pada PC mulai dari proses yang sedang berjalan, service, registry, drivers, dan file-file kritikal lainnya, aplikasi ini bekerja dengan cara memisah-misahkan informasi ke dalam bentuk nodes, dimana nantinya kita dapat meng-expand node-node tersebut jika ingin mengetahui informasi lebih detail lagi. www.eset.com

DriverView 1.13
Aplikasi ini akan memberikan informasi secara lengkap device dan drivers yang sedang aktif pada sistem.  www.nirsoft.net

Fresh Diagnose 7.80
Aplikasi ini berfungsi untuk mendiagnosa secara rinci apa saja yang terdapat pada PC baik hardware maupun software, serta melakukan Banchmark
www.Freshdevice.com

Dinamic 0.9.0

Memonitor beban kerja (load) serta suhu dari proscessor dan RAM secara realtime. www.biotechgaming.com

HWMonitor 1.0.8
Aplikasi ini mampu memonitor hardware pada system PC, dimana kita dapat mengetahui suhu, voltage, fan speed serta mendeteksi sensor chip, serta dapat membaca CPU Core thermal sensor dari HHD temperature melalui S.M.A.R.T dan CPU temperature.
www.cpuid.com

NextSensor 2.7.3.0 Final
Memonitor suhu dan voltage pada Vcore, VDIMM, VAGP, VBAT, 5VSB, +12, -12, +5, -5 dan +3, 3V. Sensor suhu dapat menunjukkan keadaan dari CPU, North Bridge, dan Hard Disk, juga dapat memonitor suhu negative melalui chipset Winbond
http://www.cbid.amdclub.ru/

MS Process Monitor 1.32
Memonitor aktivitas secara real time dari file system, registry, dan processor/threads yang sedang berjalan. Aplikasi ini mengkombinasikan berbagai utility didalamnya, seperti sysinternals, utilities, Filemon, dan Regmon, Fungsi-fungsi seperti filtering, event properties, process information, thread stacks, logging file dan sebagainya.
www.microsoft.com

Monitor App 1.02
Aplikasi dengan ukuran file sangat kecil tapi mampu memonitor berbagai macam hal yang terdapat pada PC.
www.desktopapps.co.uk

Ja System Information 1.32
Aplikasi ini dapat memberikan informasi tambahan yang terdapat pada OS Windows seputar current classes, windows, processor dan threads www.http://tp.Ic.ehu.es/jma/win32/ainfo.html

PerfMonitor 1.0.0.7
Memonitor bottlenecks dari suatu system, atau memonitor sebuah program dari cache-miss dan miss-predicted, menampilkan benchmark pada beberapa CPU yang sedang aktif.
www.cpuid.com

RANS 1.1.3.93
Scanning terhadap hardware, software dan file yang ada dalam PC. Hasilnya akan disimpan dalam sebuah file bereksistensi XML yang dapat ditampilkan melalui Internet Browser
www.k7k.eu

PC Wizard 2008 1.84
Selain dapat memonitor Hardware di dalam PC, aplikasi ini juga dapat digunakan untuk melakukan benchmark dan analyze dari sytem PC, CPU Performance, HDD erformance, RAM performance, Optical device performance, removable media performance, MP3 compression performance dan lain-lain dengan hasil yang cukup baik.
www.cpuid.com

UpdateStar 2.0 Build 464
Mendeteksi seluruh aplikasi dalam PC, kemudian memasukannya ke dalam list yang ada dalam aplikasi tersebut untuk kemudian dapat kita update, install, repair ataupun uninstall aplikasi tersebut dengan sangat mudah.
www.updatestar.com

( Sumber : PC Media 06/2008 )

Posted in Hardware | Leave a comment

UTUL: Pendaftaran online vs pengumuman offline

Hari Ini Tgl 03 Agustus 2010 pengumuman seleksi mahasiswa UNM jalur UTUL (Ujian Tulis Lokal) telah diumumkan melalui Tabloid Profesi. Yang sangat disayangkan banyak pihak terutama yang mereka sampaikan melalui tlp ICT Center UNM adalah mengapa pengumuman UTUL tidak juga diumumkan secara online di Web UNM, padahal proses pendaftarannya sendiri sudah dilakukan secara online. Jawabannya karena pihak ICT Center (Admin) tidak memperoleh file pengumuman tersebut dari pihak yang berwewenang. Menurut pendapat saya ini sangat disayangkan. Seandainya pengumuman dilakukan juga melalui web UNM, paling tidak ada 2 yang diperoleh UNM: 1) Peringkat UNM di Webometrics akan terdongkrak krn ada lebih dari 5000 orang mendaftar dijalur ini pasti banyak yang akan mengakses pengumuman via web UNM. 2) Citra UNM yang telah menggunakan sistem pendaftaran UTUL online dianggap suatu kemajuan berarti, namun harus diakhiri dengan rasa kecewa karena pengumumannya yang konvensional sehingga terkesan setengah hati.
Yang perlu diintrospeksi disini adalah jika yang dikedepankan adalah layanan kemasyarakat (khususnya para pendaftar UTUL), maka seharusnya pengumuman di web UNM lebih diutamakan. Kita bisa bayangkan orang yang ada diluar kota Makassar begitu dimudahkannya seandainya mereka bisa akses pengumuman di web UNM. Seharusnya model pengumuman di SNMPTN bisa jadi pelajaran.
Hal yang seharusnya disadari adalah saat ini penyampaian informasi memalui web jauh lebih luas jangkauannya dari pada tabloid atau koran.

Posted in Uncategorized | Leave a comment

LAPTOP vs NOTEBOOK

Pada awalnya komputer pribadi hanya ada 2 jenis, yaitu desktop dan laptop. Desktop berasal dari kata Desk (meja) dan Top (atas) yang berarti komputer yang diletakkan diatas meja. Sedangkan laptop sendiri gabungan dari dua kata, Lap yang berarti pangkuan dan Top yang artinya atas, yang berarti komputer yang diletakkan diatas pangkuan.
Nah, pada perkembangannya lebih banyak orang yang bekerja dengan laptop yang ditaruh diatas meja daripada meletakannya di pangkuan. Karena memangku laptop terlalu lama bisa menjadi berbahaya, karena suhu atau hawa yang ditimbulkan komputer ini sangat panas hal ini diakibatkan oleh terbatasnya sirkulasi udara pada laptop.
Lalu muncul model laptop yang menjadi lebih kecil dan lebih ringan, dimana besar komputernya sama besar dengan buku tulis yang biasa dijinjing, yang kemudian disebut dengan notebook. Jadi sebenarnya laptop atau notebook itu sama-sama komputer mini. Yang membedakan cuma penyebutan istilah yang muncul akibat pergeseran makna dimana berpengaruh pada penempatan posisi pemakaian komputer itu sendiri.

Posted in Uncategorized | 1 Comment