Tren Penelitian Pendidikan Matematika

Untuk lima tahun terakhir, mahasiswa S-1 Jurusan Matematika FMIPA UNM cenderung melakukan penelitian dengan jenis pendekatan yang berbeda-beda. Dengan tujuan, agar para pembaca dapat menuai informasi yang sangat berguna dari blog ini saya bekerjasama dengan mahasiswa di kampus ini untuk mengidentifikasi beberapa hasil penelitian yang belakangan ini digandrungi dan dilaksanakan mahasiswa, khususnya berkaitan dengan topik penelitian pendidikan matematika. Perhatikan  beberapa judul penelitian yang berhasil diidentifikasi berikut ini.

A. Diidentifikasi oleh SYISLIAWATI dan WARU SUBUH

1. Taufik 2010, Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Melalui Media Animasi Komputer pada Siswa Kelas VIIIa SMP Negeri 1 Segeri. Skripsi. Jurusan Matematika, Fakultas Matematika (dibimbing oleh Drs. Rusli, M.Si dan Sukarna, S.Pd, M.Si).

Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas VIIIa SMP Negeri 1 Segeri melalui penggunaan media animasi komputer pada pokok bahasan bagian-bagian dan besaran-besaran bangun ruang sisi datar (kubus dan balok). Subjek penelian ini adalah siswa kelas VIIIa semester genap tahun pelajaran 2009/2010 dengan jumlah siswa sebanyak 32 orang. Siklus I dan II masing-masing dilaksanakan selama 4 kali pertemuan, dimana 3 kali pertemuan pemberian materi dan 1 kali pertemuan pemberian tes hasil belajar. Instrumen penelitian adalah tes hasil belajar siswa yang dilakukan setiap akhir siklus,dan observasi setiap proses pembelajaran berlangsung. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Pada siklus I, skor rata-rata hasil belajar matematika siswa adalah 49,66 dari skor ideal yang mungkin dicapai 100 dengan standar deviasi 19,32 dan ketuntasan belajar berada pada kategori rendah, (2) pada siklus II, skor rata-rata hasil belajar matematika siswa adalah 86,72 dari skor ideal yang mungkin dicapai 100 dengan standar deviasi 17,86 dan ketuntasan belajar berada pada kategori sangat tinggi, (3) terjadi peningkatan keaktifan dan perhatian siswa dalam belajar matematika baik pada saat pembelajaran maupun dalam kelompoknya. Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan kualitas pembelajaran matematika siswa kelas VIIIa SMP Negeri 1 Segeri, Pangkep.melalui penggunaan media animasi komputer.

Kata kunci : Penelitian Tindakan Kelas, Madia Animasi Komputer

2. Arie Fernandes, 2011, Peningkatan Hasil Belajar Matematika Siswa Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT (Teams Games Tournament) Pada Siswa Kelas VIIIc SMP Negeri 1 Baebunta.

Skripsi. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar.

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan model pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tounament. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIIIc SMP Negeri 1 Baebunta ttahun ajaran 2010/2011 sebanyak 32 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes hasil belajar siswa terhadap pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tounament. Hasil yang diperoleh melalui analisis deskriktif kualitatif sebagai berikut : terjadinya peningkatan dalam hal keaktifan siswa dalam kerja kelompok; keaktifan siswa dalam mengerjakan LKS secara berkelompok; keaktifan siswa dalam game yang diberikan serta keaktifan siswa dalam mengerjakan tugas-tugas rumah yang diberikan. Hasil analisis deskriktif kuantitatif dari skor hasil belajar siswa terlihat ada peningkatan, yaitu : skor rata-rata hasil belajar matematika siswa pada siklus I adalah 63,94 dari skor ideal yang mungkin dicapai 100 dengan standar deviasi 6,92. Setelah diadakan perbaikan pada siklus II, skor rata-rata hasil belajar siswa mencapai 68,00 dari skor ideal yang mungkin dicapai 100 dengan standar deviasi 7,99. Dari keterangan pada data hasil penelitian diatas mengindikasikan bahwa dengan menerapkan metode Kooperatif Tipe Games Tounament terjadi peningkatan hasil belajar Matematika kelas VIIIc SMP Negeri 1 Baebunta.

3. Sri Ayu Budhi Handayani, 2010, Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VIII1 SMP Negeri 1 Sinjai Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD. Skripsi. Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan alam, Universitas negeri Makassar (dibimbing oleh Drs. Darwing Paduppai, M.Pd dan Sudarmin, S.Si, M.Si).

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa dengan menggunakan model kooperatif tipe STAD. Subjek dalam penelitian ini adalah 30 siswa SMP Negeri 1 Sinjai  Utara kelas VIII1 sebanyak 30 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui bentuk tes uraian, respon siswa, dan lembar observasi. Pemberian tindakan dilakukan dalam 2 siklus. Analisis data hasil penelitian dilakukan dengan cara analisis data kuantitatif dan kualitatif. Hasil-hasil penelitian yang diperoleh setelah menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD adalah (1) skor rata-rata siswa pada siklus I adalah 76,1 dari skor ideal 100 dengan standar deviasi 18,59 dan ketuntasan belajar berada pada kategori tinggi (2) skor rata-rata siswa pada siklus II yaitu 87,47 dari skor ideal 100 dengan standar deviasi 12,34 dengan ketuntasan belajar berada pada kategori sangat tinggi. (3) Terjadi peningkatan keaktifan dan perhatian siswa daalam belajar matematika baik pada saat pembelajaran maupun dalam kelompoknya. Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas VIII1 SMP Negeri 1 Sinjai Utara.

Kata kunci : Penelitian tindakan Kelas, Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD

4. NURBAETI,2009. Pengembangan perangkat pembelajaran matematika dengan model kooperatif tipe jigsaw pada siswa kelas VI sd inpres borong jambu III makassar. Skripsi. Fakultas matematika dan ilmu pengetahuan alam. Universitas negeri makassar.

Penelitian ini adalah penelitian pengembangan (reseach and development) dengan uji coba terbatas yang bertujuan untuk menggembangan perangkat pembelajaran matematika dengan model kooperatif tipe jigsaw pada pokok bahasan luas dan keliling bangundatar yang meliputi : buku siswa (BS), lembar kerja siswa(LKS), rencana pelaksanaan pembelajaran(RPP), dan tes hasil belajar(THB). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VI SD inpres borong jambu III makassar dengan jumlah siswa 25 orang. Prosedur pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model thigarajn atau model 4-D yang meliputi empat tahap, yaitu tahap pembatasan, perencanaan, pengembangan, penyebaran. Perangkat pembelajaran matematika dengan model kooperatif tipe JIGSAW yang telah dikembangkan dan telah divalidasi oleh pakar praktisi serta mengalami revisi berulang-ulang kali sehingga didapatkan hasil yang valid dan efektif untuk digunakan. Hasil dari uji coba terbatas ini menunjukkan bahwa (1)nskor rata-rata tes hasil belajar siswa adalah 71,40 dan berada pada kategori tinggi (65≤S<85) dari skor ideal 100 dengan standar deviasi 16,36; (2) dengan menggunakan perangkat pembelajaran matematika dengan model kooperatif tipe JIGSAW, siswa jadi lebih aktif dalam proses pembelajaran; (3) pada umumnya siswa memberikan respon positif  terhadap perangkat pembelajaran yang digunakan; dan (4) guru mampu mengelolah proses pembelajaran dengan menggunakan model kooperatif tipe JIGSAW. Hal ini terlihat pada tabel hasil pengamatan pengelolaan pembelajatan dimana sebagian aspek dapat terlaksana dengan baik.

5. Jeranah, 2010. Peningkatan Efektivitas Pembelajaran Peluang Melalui Model Pembelajaran Langsung Berbasis ARIAS Dengan Menggunakan Masalah-Masalah realistik Pada Siswa Kelas XI IPS-2 SMA Negeri 8 Makassar. Skripsi. Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Universitas Negeri Makassar (dibimbing oleh Dr. Abdul Rahman, M.Pd dan Sukarna,S.Pd.,M.Si.).

Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran Peluang melaui pembelajaran langsung berbasis ARIAS dengan menggunakan masalah-masalah realistik pada siswa kelas XI IPS-2 SMA Negeri 8 Makassar. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS-2 SMA Negeri 8 Makassar semester ganjil tahun ajaran 2009/2010, dengan jumlah siswa 35 orang, 30 orang laki-laki dan 5 orang perempuan. Penelitian ini dilaksanakan selama dua Siklus setelah indikator keberhasil tercapai. Siklus I dilaksanakan 3 kali pertemuan dan Siklus II dilaksanakan 2 kali pertemuan. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan hasil kuis dan Tes Hasil Belajar,  lembar observasi siswa dan guru, dan  respon siswa terhadap pelaksanaan pembelajaran. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis kualitatif dan analisis kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pembelajaran Peluang pada siswa kelas XI IPS-2 SMA Negeri 8 Makassar dapat dilaksanakan dengan mengalami peningkatan efektivitas setelah menerapkan model pembelajaran langsung berbasis ARIAS dengan menggunakan masalah-masalah realistik pada Siklus II penelitian tindakan ini, yang dilihat dari: (1) ketuntasan pembelajaran peluang tanpa remedial pada Siklus I mencapai 42,9%  siswa yang mencapai skor 70 dan meningkat pada Siklus II sebesar 62,8%  yang telah memperoleh skor 70 dan tidak terdapat siswa yang memiliki skor di bawah 40,00, sedangkan pada tahun 2008/2009 pembelajaran peluang pada siswa kelas XI IPS-2 SMA Negeri 8 Makassar hanya sekitar 40% siswa yang mencapai ketuntasan belajar. (2) Tujuan pembelajaran peluang pada Siswa kelas XI IPS-2 SMA Negeri 8 Makassar tercapai berdasarkan rata-rata skor hasil belajar matematika siswa sebesar 70,9 dengan standar deviasinya yaitu 13,6 pada Siklus II sedangkan pada tahun 2008/2009 pembelajaran peluang pada siswa kelas XI IPS-2 SMA Negeri 8 Makassar hanya mencapai rata-rata nilai 55, (3) keaktifan siswa selama proses pembelajaran materi peluang melalui model pembelajaran langsung berbasis ARIAS dengan menggunakan masalah-masalah realistik mengalami peningkatan yang cukup berarti, dan (4) respon siswa terhadap pembelajaran adalah positif, yakni sekitar 85% siswa yang menyukai kegiatan pembelajaran dengan memberi respon secara positif.

B. Diidentifikasi oleh MUH. IRSAN dan MUH. SYAWAL yang dapat diunduh pada IDENTIFIKASI TOPIK PENELITIAN PENDIDIKAN MATEMATIKA

No Comments

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment

WordPress Themes