Bukti Bilangan Satu Lebih Besar daripada Bilangan Nol

Beberapa pertanyaan yang di ajukan kesaya tentang bagaimana cara membuktikan bahwa bilangan 1 lebih besar nilainya daripada bilangan 0.

Untuk membuktikan sifat ini kita menggunakan fakta bahwa setiap bilangan real yang lebih besar atau sama dengan nol jika dikuadratkan tetap bernilai nol atau lebih besar dari nol.

Sebutlah bilangan real tsb adalah a dengan a bukan bilangan 0, maka jika a dikuadratkan nilainya akan  lebih besar dari nol.

1 adalah bilangan real, maka tentulah memenuhi sifat bahwa 1 = 1^2 >0, dengan demikian kita dapat membuktikan bahwa 1>0

Posted in Learning, Matematika | Leave a comment

Mereset Browser Mozilla Firefox

Anda merasa tidak nyaman bekerja dengan firefox karena di ganggu oleh aplikasi yang datang dengan cara tidak di undang, itu berarti Anda harus melakukan reset firefox Anda agar kembali ke posisi default. Caranya sebagai berikut: 1. Aktifkan menu bar, dengan … Continue reading

More Galleries | Leave a comment

Mereset Google Crome

Bila Anda merasa tidak nyaman bekerja pada browser ini akibat banyaknya gangguan dari aplikasi yang di undang maka google crome anda harus di reset agar kembali pada pengaturan awal dengan cara seperti berikut ini:

1. pada menu star ketik run, atau pd windows 8, ketik run pada windows search

2. pada kotak jendela ketikkan: %LOCALAPPDATA%\Google\Chrome\User Data

3. Gantilah (rename) folder default, dengan nama apa saja

4. Silahkan jalankan google crome Anda kembali, Apakah Anda sdh merasa nyaman, tentunya ya

5. Pastikan sebelum melakukan ini tutup google crome anda

Posted in Animasi, Aplikasi, Browser, Dosen, download, Free, Gratis, Guru, Islam, Komputer, Learning, Mahasiswa, Matematika, Metode, Model, Orang Tua, Pangkalan Data, Pembelajaran, Pendidikan, Perguruan Tinggi, SBMPTN, Sekolah, Siswa, SNMPTN, Statistika, Strategi, Teaching, Uncategorized | Leave a comment

Analisis Faktor

Pendahuluan

Analisis Faktor merupakan salah satu analisis statistika yang termasuk dalam kategori analisis multivariat pada dasarnya adalah analisis untuk lebih dari dua variabel dan prosesnya dilakukan secara simultan (bersama-sama). Jika mengacu pada kalimat tersebut, maka sesungguhnya analisis regresi berganda dapat Continue reading

Posted in Animasi, Aplikasi, Browser, Dosen, download, Free, Gratis, Guru, Islam, Komputer, Learning, Mahasiswa, Matematika, Metode, Model, Orang Tua, Pangkalan Data, Pembelajaran, Pendidikan, Perguruan Tinggi, SBMPTN, Sekolah, Siswa, SNMPTN, Statistika, Strategi, Teaching, Uncategorized | Leave a comment

Penelitian Kombinasi Kuantitatif dan Kualitatif

I. Pendahuluan

Penggabungan dua jenis penelitian yang berbeda (kuantitatif dan kualitatif) dalam sebuah penelitian menjadi isu hangat ditahun-tahun terakhir, tetapi juga memunculkan permasalahan tersendiri antara paradigma-paradigma pada tingkat epistemologi dan teori. Hal ini tentunya juga dikarenakan literatur-literatur metodologi Continue reading

Posted in Animasi, Aplikasi, Browser, Dosen, download, Free, Gratis, Guru, Islam, Komputer, Learning, Mahasiswa, Matematika, Metode, Model, Orang Tua, Pangkalan Data, Pembelajaran, Pendidikan, Perguruan Tinggi, SBMPTN, Sekolah, Siswa, SNMPTN, Statistika, Strategi, Teaching, Uncategorized | Leave a comment

Kumpulan Kata Bijak

Prof. Dr. Umar Tirtaraharja

“Tanda Kemajuan Diri berarti Mengagumi ciptaan yang maha kuasa”

Hamlet

“Ragukan bahwa bintang-bintang itu api

ragukan bahwa matahari itu bergerak

ragukan bahwa kebenaran itu pendusta

Tapi jangan ragukan aku cinta”

Descartes

“Aku berpikir maka saya ada”

Posted in Animasi, Aplikasi, Browser, Dosen, download, Free, Gratis, Guru, Islam, Komputer, Learning, Mahasiswa, Matematika, Metode, Model, Orang Tua, Pangkalan Data, Pembelajaran, Pendidikan, Perguruan Tinggi, SBMPTN, Sekolah, Siswa, SNMPTN, Statistika, Strategi, Teaching, Uncategorized | Leave a comment

Serba Serbi Ilmu Pendidikan

  1. A. KONSEP DASAR PENDIDIKAN

Untuk menguraikan konsep dasar pendidikan, kami mulai dengan kutipan beberapa pengertian pendidikan menurut berbagai sumber diantaranya

a. Langeveld

Pendidikan ialah setiap usaha, pengaruh, perlindungan dan bantuan yang diberikan kepada anak tertuju kepada pendewasaan anak itu, atau lebih tepat membantu anak agar cukup cakap melaksanakan tugas hidupnya sendiri. Pengaruh itu datangnya dari orang dewasa (atau yang diciptakan oleh orang dewasa seperti sekolah, buka, putaran hidup sehari-hari, dsb) dan ditujukan kepada orang yang belum dewasa.

b. John Dewey

Pendidikan adalah proses pembentukan kecakapan-kecakapan fundamental secara intelektual dan emosional kearah alam dan sesama manusia

c. J.J Rousseau

Pendidikan adalah memberi kita perbekalan yang tidak ada pada masa kanak-kanak, akan tetapi kita membutukannya pada waktu dewasa.

d. Carter V. Gooda.

“Pedagogy is the art, practice or profession of teaching. b. The systematized learning or instruction concerning principles and methods of teaching and of student control and guidance, largely replaced by the term education”.

Pendidikan ialah:

  • Seni, praktik, atau profesi sebagai pengajar
  • Ilmu yang sistematis atau pengajaran yang berhubungan dengan prinsip dan metode-metode mengajar, pengawasan dan bimbingan murid, dalam arti luas digantikan dengan istilah pendidikan
  • e. Kamus Besar Bahasa Indonesia

Pendidikan berasal dari kata dasar “didik” (mendidik), yaitu memelihara dan memberi latihan (ajaran pimpinan) mengenai akhlak dan kecerdasan pikiran.

Sukardjo dan Komarudin

Sukardjo dan Komarudin, (2010: 9) menyatakan bahwa yang dimaksud dengan Pendidikan adalah kumpulan dari semua proses yang memungkinkan seseorang mampu mengembangkan seluruh kemampuan (potensi) yang dimilikinya, sikap dan bentuk perilaku yang bernilai positif di masyarakat tempat individu yang bersangkutan berada.

g. Ki Hajar Dewantara

Ki Hajar Dewantara mengartikan pendidikan sebagai upaya untuk memajukan budi pekerti, pikiran serta jasmani anak, agar dapat memajukan kesempurnaan hidup dan menghidupkan anak yang selaras dengan alam dan masyarakatnya. Lebih lanjut beliau ( Kerja Ki Hajar Dewantara (1962) menjelaskan bahwa “Pendidikan umumnya berarti daya upaya untuk memajukan bertumbuhnya budi pekerti ( kekuatan batin, karakter), pikiran (intellect) dan tubuh anak, dalam pengertian Taman Siswa tidak boleh dipisah-pisahkan bagian-bagian itu, agar supaya kita dapat memajukan kesempurnaan hidup, yakni kehidupan dan penghidupan anak-anak yang kita didik selaras dengan dunianya “.(www.wikipediapendidikan.com)

h. Pidarte Made

Pendidikan adalah suatu proses membuat orang kemasukan budaya, membuat orang berperilaku mengikuti budaya yang memasuki dirinya. Dimanapun orang berada disitulah terjadi proses pendidikan dan enkulturasi. Tempat terjadinya enkulturasi adalah sekolah, keluarga, dalam perkumpulan pemuda, perkumpulan olahraga, kesenian, keagamaan, di tempat kursus dan latihan.

i. UU No 20 Tahun 2003

Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. (UU No 20 Tahun 2003)

Posted in Animasi, Aplikasi, Browser, Dosen, download, Free, Gratis, Guru, Islam, Komputer, Learning, Mahasiswa, Matematika, Metode, Model, Orang Tua, Pangkalan Data, Pembelajaran, Pendidikan, Perguruan Tinggi, SBMPTN, Sekolah, Siswa, SNMPTN, Statistika, Strategi, Teaching, Uncategorized | Leave a comment

Seminar Nasional Ilmu Pendidikan UNM

Pada hari ini rabu, 11 juli 2012 dilaksanakand seminar nasional ilmu pendidikan dengan tema pengembangan dan implementasi ilmu pendidikan berbasis kearifan lokal.  Pembicara dalam seminar ini semua guru besar dalam bidang ilmu Pendidikan diantaranya adalah Prof. Dr. H. Sodiqp A Kuntoro, Prof. H.Arismunandar, M.Pd., Prof. Dr. H .A. Mansyur Hamid, Prof. Dr. H. Azis Wahab, M.A.

Dalam makalahnya prof Sodiq mengulas tentang Konsep Pendidikan Berbasis Kearifan Lokal Sebagai Dasar Pembentukan Karakter Bangsa. Prof. Arismunandar mengulas tentang Orientasi Pengembangan Ilmu Pendidikan Berbasis Kearifan Lokal, Prof. Aziz Wahab, Pengelolaan Pendidikan Berbasis Kearifan Lokal (Wacana Yang Penting Namun Terlupakan), Prof. Mansyur, mengulas Pendidikan Berbasis Kearifan Lokal (ada apa, mengapa, bagaimana), Dr. Ishak Ngeljaratan sebagai budayawan mengupas Budaya lokal dan Pendidikan, Prof. Arismunandar, mengulas Orientasi Pengembangan Ilmu Pendidikan Berbasis Kearifan Lokal. Istimewanya seminar ini dihadiri oleh Bapak Gubernur Sulawesi Selatan yang mengungkapkan gagasannya tentang Budaya dan Kearifan Lokal

Posted in Animasi, Aplikasi, Browser, Dosen, download, Free, Gratis, Guru, Islam, Komputer, Learning, Mahasiswa, Matematika, Metode, Model, Orang Tua, Pangkalan Data, Pembelajaran, Pendidikan, Perguruan Tinggi, SBMPTN, Sekolah, Siswa, SNMPTN, Statistika, Strategi, Teaching, Uncategorized | Leave a comment

Hasil Penjumlahan dan Perkalian Sama

Pada banyak pertemuan dengan teman-teman guru Sekolah Dasar dan Menengah. Sering sekali saya mendapatkan pertanyaan tentang bilangan berapa dengan bilangan berapa jika dijumlahkan atau dikalikan mempunyai hasil yang sama?

Untuk pertanyaan ini kita membagi pada kasus.

Kasus pertama: Kedua bilangan tersebut harus sama.

Misalnya bilangan itu a, maka  a + a = a x a. Bilangan berapakah itu? Tentu kita bisa menjawabnya dengan mencari-carinya. Paling mudah untuk bilangan 0. Karena 0 + 0 = 0 x 0. Ini adalah bilangan paling mudah yang memenuhi. Karena pada perkalian, semua bilangan yang dikalikan dengan 0 maka hasilnya adalah 0. Dan pada penjumlahan, semua bilangan yang ditambahkan dengan 0, maka akan menghasilkan bilangan itu sendiri.

Kedua yaitu bilangan 2 dan 2. Tentunya kita bisa menghitungnya bahwa . 2 ditambah 2 sama dengan 4. Dan 2 dikalikan dengan 2 juga sama dengan 4. Sama-sama menghasilkan bilangan 4.

Namun bila kita kerjakan secara matematis dapat dijelaskan sebagai berikut:

Untuk syarat ini, maka yang kita cari adalah bilangan a yang memenuhi a + a = a x a, yaitu

2a = a2 atau a2 - 2a = 0

a(a – 2) = 0

a = 0 atau a = 2

Dengan demikian diperoleh bahwa hanya 0 dan 2 yang memenuhi syarat di atas.

Kasus Kedua bila kedua bilangan tersebut tidak harus sama

Misalnya bilangan itu a dan b. Bisa kita tuliskan sebagai berikut :

1. Syarat: jika a b, maka:

a + b = a x b

a + b a x b = 0

a + b x(1 + a) = 0

b*(1 – a) = -a

b=-a/(1-a) atau b = a/(a-1)

dengan melakukan subtitusi ke dalam persamaan pertama (permasalahan), diperoleh:

a + b= a x (a/(a-1)

Contoh

2 + 2 = 2 x (2/(2-1))

2+2 = 2 x 2

3+ 3/2 = 3 x 3/2

Dan seterusnya …

File lengkapnya dapat di download disini

Hasil Penjumlahan dan Perkalian Sama

Pada banyak pertemuan dengan teman-teman guru Sekolah Dasar dan Menengah. Sering sekali saya mendapatkan pertanyaan tentang bilangan berapa dengan bilangan berapa jika dijumlahkan atau dikalikan mempunyai hasil yang sama?

Untuk pertanyaan ini kita membagi pada kasus.

Kasus pertama: Kedua bilangan tersebut harus sama.

Misalnya bilangan itu a, maka Description: a+a=a \times a. Bilangan berapakah itu? Tentu kita bisa menjawabnya dengan mencari-carinya. Paling mudah untuk bilangan 0. Karena Description: 0+0=0 \times 0. Ini adalah bilangan paling mudah yang memenuhi. Karena pada perkalian, semua bilangan yang dijumlahkan dengan 0 maka hasilnya adalah 0. Dan pada penjumlahan, semua bilangan yang ditambahkan dengan 0, maka akan menghasilkan bilangan itu sendiri.

Kedua yaitu bilangan 2 dan 2. Tentunya kita bisa menghitungnya bahwa Description: 2+2=2 \times 2. 2 ditambah 2 sama dengan 4. Dan 2 dikalikan dengan 2 juga sama dengan 4. Sama-sama menghasilkan bilangan 4.

Namun bila kita kerjakan secara matematis dapat dijelaskan sebagai berikut:

Untuk syarat ini, maka yang kita cari adalah bilangan a yang memenuhi a + a = a x a, yaitu

2a = a2 atau a2 - 2a = 0

a(a – 2) = 0

a = 0 atau a = 2

Dengan demikian diperoleh bahwa hanya 0 dan 2 yang memenuhi syarat (2) di atas.

Kasus Kedua bila kedua bilangan tersebut tidak harus sama

Misalnya bilangan itu a dan b. Bisa kita tuliskan sebagai berikut :

1. Syarat: jika a b, maka:

a + b = a x b

a + b a x b = 0

a + b x(1 + a) = 0

b*(1 – b) = -a

b =

dengan melakukan subtitusi ke dalam persamaan pertama (permasalahan), diperoleh:

a + b= a x ( )*b atau a + b = a*(

Contoh

2 + 2 = 2 x

3 + = 3 x

Dan seterusnya …

Posted in Animasi, Aplikasi, Browser, Dosen, download, Free, Gratis, Guru, Islam, Komputer, Learning, Mahasiswa, Matematika, Metode, Model, Orang Tua, Pangkalan Data, Pembelajaran, Pendidikan, Perguruan Tinggi, SBMPTN, Sekolah, Siswa, SNMPTN, Statistika, Strategi, Teaching, Uncategorized | Leave a comment

Buku Panduan Sertifikasi Guru PLPG Tahun 2012

Dalam rangka pelaksanaan sertifikasi guru tahun 2012, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi telah merevisi Buku Panduan Sertifikasi Guru Tahun 2012, yang terdiri dari:

  1. Buku 2: Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru, BUKU 2-ISI
  2. Buku 3: Pedoman Penyusunan Portofolio Sertifikasi Guru, BUKU 3-ISI
  3. Suplemen Buku 3: Pedoman Penyusunan Portofolio Sertifikasi Guru (Khusus Guru yang diangkat Dalam Jabatan Pengawas), BUKU 3 SUPLEMEN-ISI
  4. Buku 4: Rambu-rambu Pelaksanaan PLPG. BUKU 4-ISI

Sumber: http://muhamadalisaifudin.blogspot.com/2012/05/buku-panduan-sertifikasi-guru-plpg.html

Posted in Animasi, Browser, download, Free, Gratis, Islam, Matematika, Pembelajaran, Pendidikan, Statistika, Uncategorized | Leave a comment